Langsung ke konten utama
Stok Kedelai Pasuruan Melimpah
Di saat produksi tahu dan tempe di berbagai daerah terkendala oleh tingginya bahan baku kedelai,karena kurangnya pasokan. Kabupaten
Pasuruan ternyata surplus produksi kedelai,hal tersebut diungkapkan
oleh kepala dinas pertanian Kabupaten Pasuruan M Ichwan dikantornya
Selasa(31/7/2012) pagi.
Menurut Ichwan data tersebut diperoleh dari jumlah penduduk Kabupaten Pasuruan yang berjumlah 1.510.261 jiwa per 31/12/2011. Dimana
dari jumlah tersebut konsumsi rata-rata penduduk dalam menkonsumsi
kedelai sebanyak 10,73 Kg/kapita/tahun,dan hasil produksi kedelai
mencapai 25.293,71 ton sehingga rasio ketersediaan kedelai mencapai
1,56%. Bila rasio ketersedian kedelai dibagi dengan jumlah
penduduk maka Kabupaten Pasuruan mengalami surplus kedelai sebanyak 56%
ujar Ichwan.
Dengan luas lahan yang tersedia sebanyak
16.000-17.000 Hektar dan tersebar di 11kecamatan maka dari target
produksi yang ditetapkan Dinas Pertanian sejak tahun 2008-2011,telah
diperoleh hasil rata-rata produksi kedelai sebanyak 24.390 ton. Untuk
musim tanam tahun ini para petani kedelai telah menanami sekitar
8.100hektar dimana sebanyak 5600 hektar mendapat bantuan benih gratis
dari pemerintah.
Masih menurut Ichwan,petani kedelai di kabupaten Pasuruan akan mulai memanen sekitar akhir bulan Agustus hingga bulan oktober. Dimana pola tanam tersebut telah menjadi pilihan para petani yang memilih 3X masa panen yang disesuaikan dengan iklim cuaca. Jadi
bila selama ini kedelai dinilai kurang pasokan,maka hal tersebut
hanyalah memasuki masa jeda sebelum panen dan kemungkinan adanya
permainan tengkulak menghadapi bulan Ramadhan serta hari raya.