Pihak Pertamina menyerahkan pemeriksaan dugaan penyimpangan BBM
bersubsidi pemerintah yang dilakukan oknum sopir mobil tangki ke Polda
Bali. Pertamina menanggapi positif upaya polisi sehingga mampu
menggagalkan penyimpangan BBM bersubsidi itu.
Asisten Hubungan Pelanggan PT Pertamina Unit Pemasaran Jatim-Bali-Nusa Tenggara Rustam Aji yang dihubungi Kompas,
Selasa (31/7/2012), mengatakan, Pertamina menyerahkan proses
pemeriksaan kasus dugaan penyimpangan BBM bersubsidi di wilayah
Karangasem, Bali, itu kepada pihak Polda Bali.
"Kami berterima
kasih karena polisi sudah menindak pelaku," kata Rustam. Ia menambahkan,
Pertamina akan berkoordinasi dengan pihak Elnusa, yang menjadi rekanan
resmi Pertamina dalam transportasi BBM, terkait dengan kasus dugaan
penyimpangan BBM bersubsidi yang dilakukan oknum sopir mobil tangki
Pertamina di Karangasem, Bali, tersebut.
Seperti diwartakan, pihak
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali menangkap oknum sopir
mobil tangki Pertamina, Nyoman Sua, yang diduga menyelewengkan BBM
bersubsidi dari mobil tangki Pertamina di Kecamatan Manggis, Karangasem,
hari Sabtu (28/7/2012). Sua diketahui membawa mobil tangki dari Depo
Pertamina di Manggis ke sebuah gudang milik warga di Desa Labuan, tidak
jauh dari Depo Pertamina Manggis.
Di gudang itu, Sua memindahkan
BBM bersubsidi dari mobil tangki ke dua jeriken. Polisi juga mengamankan
mobil tangki Pertamina berkapasitas 16.000 liter yang disopiri Sua. Hal
itu diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Bali Komisaris Besar Hariadi
kepada wartawan di Polda Bali, Denpasar, Selasa siang.