Langsung ke konten utama
PLN 'Minum' BBM Turun 23,3 Persen
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mencatat realisasi konsumsi
bahan bakar minyak untuk pembangkit listrik pada semester pertama tahun
2012 mencapai 4,3 juta kiloliter. Ini berarti turun 23,2 persen
dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya. Demikian disampaikan Kepala Divisi BBM dan Gas PT PLN Suryadi Mardjuki, Selasa (31/7/2012), di Jakarta.
Menurut
data PLN, konsumsi BBM untuk pembangkit listrik milik perseroan itu
pada semester pertama tahun ini 4,3 juta kiloliter. Ini berarti 58
persen dari rencana konsumsi BBM PLN sampai akhir tahun ini yang sebesar
7,4 juta kiloliter. Sementara realisasi konsumsi gas untuk
pembangkit listrik PLN pada semester pertama tahun ini sebesar 158,5
triliun british thermal unit (TBTU). Ini berarti naik 12,5 persen
dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar
140,9 TBTU.
Realisasi konsumsi gas per Juni tahun ini baru 45
persen dari target konsumsi gas untuk pembangkit listrik sampai akhir
tahun ini yang sebesar 349 TBTU. Untuk batubara, realisasi
konsumsinya pada semester pertama 2012 sebanyak 18 juta ton atau naik
30,4 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar 13,8 juta
ton.
PLN menargetkan, konsumsi batubara untuk pembangkit listrik
perseroan itu sampai akhir tahun ini 39,6 juta ton. Kenaikan konsumsi
batubara itu seiring mulai beroperasinya sejumlah pembangkit listrik
tenaga uap yang masuk dalam proyek percepatan pembangunan pembangkit
10.000 megawatt (MW) tahap satu.