Tiap Pagi Pasti Antri, Warga Heran
| Tampak antrian yang semrawut didepan SPBU |
TARAKAN –
Antrean panjang selalu terjadi disejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum
(SPBU), ini dikarenakan konsumsi masyarakat tarakan yang semakin hari semakin
meningkat. Sehingga antrean panjang pun tak terelakkan dari pagi hingga
menjelang siang.Antrean yang terjadi didalam SPBU ini pula terbagi dalam 2
jalur untuk mobil dan 3 jalur untuk sepeda motor. Antrean yang didominasi oleh
kendaraan pribadi ini terjadi pada waktu pagi hingga siang hari.
Kemarin
(15/5) SPBU di Gunung Lingkas, terjadi antrean yang tidak terlalu panjang namun
sempat menimbulkan kemacetan. Antrean yang mencapai 150 meter pun sempat
mengakibatkan kemacetan pada pintu masuk menuju SPBU. Ini dikarenakan sejumlah
kendaraan yang menumpuk dari arah Boom Panjang yang antre untuk masuk ke SPBU
dan kendaraan yang hendak keluar dari SPBU tersendat.
Begitu pula
antrean kendaraan dari arah lingkas ujung yang mengantre mencapai 150 meter.
“Itu panjangnya banget, belum lagi didalam ya?,” ucap Trisno. Trisno yang sudah
mengantre selama setengah jam ini mengaku, bahwa 3 hari belakangan memang
sering terjadi antrean pada sejumlah SPBU. “Tidak tahu lah pak, mungkin ada
yang nakal. Kan disitu (SPBU gunung lingkas,red) tidak ada tempelannya (edaran
walikota,red),” akuinya pada wartawan.
Lain hal
dengan Ahmad yang juga ikut mengatre, memperkirakan bahwa terjadinya antrean
panjang ini dikarenakan oleh proses pengisian ulang tangki penampung SPBU.
“Mungkin lagi isi ulang ya tangkinya, kan tadi pagi habis tuh,” ucap Ahmad
sambil mengusap keringatnya akibat terik matahari. Ahmad berharap kejadian ini
tidak menjadi acuan untuk tindakan kecurangan seperti penimbunan, karena itu
akan membuat semrawut antrean yang lama.
Terpisah,
kepala bidang perdagangan dinas perindustrian perdagangan dan koperasi dan UMKM
(Diperindagkop dan UMKM), Untung Prayitno menhimbau seluruh warga untuk selalu
tidak salah mengartikan setiap terjadi antrean. “Ya siapa tahu lagi isi tangki
BBM-nya, atau mungkin kebetulan memang lagi banyak yang antre,” imbaunya. (gus)
