Polisi Tak Yakin Cairan Spiritus Bakar Pasar Turi
''Boleh saja masyarakat berasumsi, tapi
lebih baik jangan menduga-duga dulu. Kita tunggu saja hasil penyelidikan
tim labfor polisi,'' kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Tri
Mariyanto Rabu (19/9/2012).
Untuk mengungkap kebakaran itu,
menurutTri Maryanto, polisi tidak hanya mengandalkan hasil olah TKP,
namun juga dengan menggali keterangan dari sejumlah saksi, baik dari
pedagang maupun pihak keamanan pengelola pasar. ''Sampai saat ini sudah
ada 13 saksi yang kami periksa,'' tuturnya.
Seperti diberitakan,
seorang pedagang bernama Zaenal menemukan sisa cairan spiritus dalam
botol air mineral di salah satu blok pasar saat mengevakuasi barang
dagangannya. Saat dia akan menyerahkan botol itu kepada polisi, seorang
petugas keamanan pasar sempat menghadangnya. Penghadangan itu melahirkan
spekulasi bahwa ada unsur kesengajaan dalam kebakaran Pasar Turi Lama.
Kebakaran
yang terjadi Minggu malam lalu adalah kebakaran kesekian kalinya yang
melanda pasar pusat grosir terbesar di Indonesia timur itu. Terakhir,
kebakaran terjadi pada 2007 lalu dan dianggap kebakaran terbesar yang
melanda Pasar Turi. Karena besarnya api, sampai-sampai petugas perlu
waktu tiga hari tiga malam untuk memadamkan api.
Sama seperti kali
ini, isu adanya unsur kesengajaan pada kebakaran 2007 sempat menjadi
pembicaraan hangat di masyarakat, namun sayangnya polisi hingga saat ini
belum berhasil mengungkap penyebab kebakaran.
